Model UN Youth IFSR Web Banner B

CALL FOR DELEGATES!

IORA Council of Ministers (CoM) Meeting Simulation 2021

“Redeveloping Interconnectivity : Towards ‘Spice Route' as the World Heritage"

Council

Indian Ocean Rim Association (IORA)

Topics

Spice Route as Common Heritage

Biodiversity

Human Adaptation and Resilience

Climate Change and Sustainable Development Goals

Maritime Security


 

Latar Belakang

Yayasan Negeri Rempah adalah organisasi nirlaba dengan lingkup sosial-budaya yang didedikasikan bagi peningkatan kesadaran masyarakat untuk belajar dan memperoleh pengetahuan tentang kebhinnekaan Indonesia melalui kegiatan-kegiatan pendidikan dan kebudayaan. Yayasan Negeri Rempah mengusung Jalur Rempah karena memberikan perspektif kontekstual yang unik sebagai pintu masuk untuk mendorong publik agar memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap keragaman yang telah membentuknya. Berkat rempah-rempah, Nusantara menjadi tempat bertemunya manusia dari berbagai belahan bumi yang sebagian besar memiliki semangat bukan semata untuk berdagang, tetapi untuk membangun peradaban. Nusantara menjadi simpul penting pertukaran antarbudaya yang mempertemukan berbagai ide/gagasan, konsep, ilmu pengetahuan, agama, bahasa, estetika, hingga adat kebiasaan. Jalur perdagangan rempah-rempah melalui laut inilah yang menjadi sarana bagi pertukaran antarbudaya yang berkontribusi penting dalam membentuk peradaban dunia.

Salah satu program Yayasan Negeri Rempah adalah International Forum on Spice Route (IFSR), sebuah forum tahunan yang diadakan sejak 2019. Forum ini membuka peluang dialog lintas batas dan lintas budaya dalam meninjau kembali jejak pertukaran antar budaya berbasis Jalur Rempah yang menjadi pusaka alam dan pusaka budaya warisan bersama (common heritage) dalam lingkup regional. Dalam konteks yang lebih strategis, forum ini meletakkan Indonesia ke dalam percaturan perbincangan dunia (mulai wilayah regional Asia Tenggara hingga Kawasan Samudera Hindia) dengan perspektifnya yang unik dalam memaknai sejarah pertukaran antar budaya di salah satu jalur perdagangan berbasis maritim tersibuk di dunia.

Program Jalur Rempah mengemban misi meningkatkan kesadaran masyarakat di daerah dan dunia internasional tentang sejarah dan peran Indonesia di masa lalu serta potensi peran Indonesia di masa depan. Dukungan dari negara-negara sahabat di perlintasan jalur rempah dan dunia internasional secara luas akan mempermudah pengajuan dan pengakuan Jalur Rempah sebagai Warisan Dunia.

Sebagai salah satu upaya untuk melaksanakan misi budaya dan menanamkan pengetahuan mengenai rempah dan jalur rempah kepada generasi muda, maka Yayasan Negeri Rempah bekerja sama dengan Maritim Muda Nusantara, akan menyelenggarakan kegiatan Youth-IFSR 2021 yang dirancang secara khusus melalui kegiatan yang akrab di kalangan pemuda untuk memenuhi ketertarikan mereka dalam membahas isu-isu internasional.

Maksud, Tujuan, dan Manfaat

Kegiatan Youth-IFSR adalah kegiatan pertama IFSR yang secara spesifik ditujukan kepada pemuda. Kegiatan ini bertujuan untuk:

  • Mewujudkan misi diplomasi budaya Jalur Rempah di tahun 2021;
  • Memberikan pengetahuan dan sosialisasi mengenai rempah/jalur rempah sebagai warisan bersama;
  • Memberikan kesempatan bagi pemuda di Asia Tenggara untuk mengenal lebih dalam kekayaan rempah Indonesia;
  • Membangun jejaring antar pemuda yang memiliki ketertarikan di isu diplomasi, maritim dan rempah;
  • Menjaring pemuda berbakat yang akan menjadi peserta pertukaran pelajar diplomasi budaya Jalur Rempah.

Topik Pembahasan

Tema kegiatan Youth-IFSR adalah Redeveloping Interconnectivity: Towards “Spice Route” as the World Heritage (Membangun Kembali Interkonektivitas: Menuju “Jalur Rempah” sebagai Warisan Dunia), sesuai dengan misi diplomasi budaya Jalur Rempah di tahun 2021. Beberapa topik pembahasan utama pada kegiatan ini adalah adaptasi dan resiliensi manusia dalam kebencanaan (human adaptation and resilience in disasters), aspek keamanan dan budaya maritim (maritime security and maritime culture), rempah sebagai warisan bersama (spices as a common heritage), keanekaragaman hayati (biodiversity), kerja sama internasional melalui Indian Ocean Rim Association (IORA) (international cooperation through IORA) serta isu terkait Sustainable Development Goals (SDG).

Jadwal Kegiatan

Kegiatan Youth-IFSR 2021 akan dilaksanakan pada Senin-Rabu, 5-7 April 2021 secara dalam jaringan (daring) dan menggunakan sarana pertemuan virtual.

Senin, 5 April 2021

Pembukaan Youth-IFSR dan Seminar Redeveloping Interconnectivity: Towards “Spice Route” as the World Heritage.

Kegiatan akan diawali dengan pembukaan Youth-IFSR secara resmi dan dilanjutkan dengan Seminar yang menghadirkan perwakilan dari pihak-pihak terkait serta pakar di bidang maritim dan rempah. Melalui kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan informasi terkait dengan topik yang akan dibahas pada simulasi sidang.

Selasa-Rabu, 6-7 April 2021

Simulasi Sidang/Pertemuan IORA

Peserta akan mengikuti simulasi sidang/pertemuan IORA seperti kegiatan Model United Nations (MUN) atau Model ASEAN Meeting.

  • Pada hari pertama simulasi sidang, peserta akan menyampaikan posisi negara melalui general statements, mendiskusikan topik-topik pembahasan terkait agenda pertemuan serta membuat working paper.
  • Pada hari kedua simulasi sidang, peserta akan melakukan presentasi working paper dan menyusun draft Joint Communique. Kegiatan akan diakhiri dengan pengumuman delegasi terbaik dalam pertemuan simulasi sidang.

Peserta

Sasaran peserta kegiatan Youth-IFSR 2021 adalah pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa di kawasan Asia Tenggara.

Pendaftaran

bit.ly/yifsr1registration