Hingga kini, upaya perlindungan dan pemeliharaan benda-benda purbakala terus dilakukan. Prasasti merupakan satu dari sekian banyak peninggalan yang menjadi perhatian karena melalui inskripsi ini, kita dapat mempelajari kondisi pemerintahan, silsilah kerajaan, aturan-aturan, kehidupan sosial, dan aktivitas penting yang terjadi pada masa silam.

Penemuan prasasti mengindikasikan bahwa pada masa kerajaan, orang-orang sudah mulai mengenal tulisan dan mengerti cara mendokumentasikan sesuatu. Tempat menorehnya pun beragam, mulai dari batu, plat logam, daun, kertas, hingga tanah liat.

Kami menyajikan ulasan terkait ragam prasasti yang memuat informasi terkait jalur rempah. Selamat membaca!


Data: Pameran Jalur Rempah 2015 | Forum Arkeologi Kemdikbud. (2018). Kajian Epigrafis Prasasti Babahan | Jurnal Arkeologi Kemdikbud. (2019). Prasasti Panai: Kajian Ulang Tentang Lokasi Kerajaan Panai | Kemdikbud. (2014). Jenis dan Bentuk Pengobatan pada Relief Candi Borobudur | Kemdikbud. (2019). Prasasti Kota Kapur Kemdikbud. (2019). Prasasti Lobu Tua | Kemdikbud. (2019). Prasasti Padrao | Munas. (2020). Prasasti Cane | Catur, Didik Prabowo. (2018). Kampung Kuno Cane, Kampung Asal Prasasti Cane 943 Saka/1021 M | Pradjoko, Didik. (2013). Atlas Pelabuhan-pelabuhan Bersejarah di Indonesia
Foto: (berbagai sumber)

#negerirempah #jalurrempah #rempah #rempahrempah #rempahnusantara #spice #spiceroute #spicerouteid #prasasti #batubertulis #rekamjejak #sejarah #history #lobutua #madhawapura #neusu #kotakapur #cane #padrao #babahan #batugana