Tidak disangka, Belanda pernah menaruh perhatian pada tanaman obat Indonesia. Studi yang mereka lakukan di dalam negeri sejak era VOC pun menguntungkan kedua belah pihak. Informasi mengenai sumber obat-obatan baru di dalam negeri mulai bermunculan. Penelitian demi penelitian berujung pada munculnya beragam resep obat dan jamu. Animo yang tinggi terhadap tanaman obat memacu berbagai kalangan untuk memanfaatkan momen ini, salah satunya dengan membuka industri jamu. Dari yang hanya dikenal sebagai minuman tradisional, jamu berubah format, dikemas sedemikian rupa menjadi tablet, pil, ataupun bubuk siap seduh. Pembentukan berbagai komite dan pelaksanaan seminar khusus jamu, iklan di media massa, pembangunan gedung penelitian dan museum, serta gagasan mengenai kurikulum khusus tanaman obat ikut mewarnai perjalanan jamu hingga kini. Berikut kami hadirkan infografik linimasa jamu sebelum tahun 2000.
View this post on Instagram A post shared by #JalurRempah (@negerirempah)
A post shared by #JalurRempah (@negerirempah)
Data: Purwaningsih, Ernie H. Jamu, Obat Tradisional Asli Indonesia Pasang Surut Pemanfaatannya di Indonesia Etnis. (2020). Sejarah Jamu dan Negara yang Sakit Historia. (2020). Kala Sarjana Eropa Ramai-Ramai Teliti Jamu
Foto:(berbagai sumber)
#negerirempah #jalurrempah #rempah #rempahrempah #rempahnusantara #spice #spiceroute #spicerouteid #jamu #infografikjamu #infografik #linimasajamu #linimasa #perkembanganjamu