Ada sebuah pekerjaan yang umum ditemukan di kalangan bangsawan pada abad pertengahan, dikenal dengan nama speciarius atau spicer. Philip V (Perancis) dilansir memiliki 4 petugas di kamarnya, yaitu penjahit, tukang potong rambut, tukang uji coba makanan, serta speciarius. Edward IV (Inggris) tercatat memiliki 'Office of GreatSpicery', tempat rempah-rempah disimpan, berdekatan dengan saucery (ruang saus) dan scullery (ruang cuci piring).

Tugas speciarius tidak semata-mata untuk urusan perut, seperti membumbui makanan ataupun sekadar merapikan persediaan rempah. Ia menyimpan tugas yang jauh lebih berat, yaitu sebagai konsultan kesehatan. Ia menjaga agar anggota keluarga kerajaan terhindar dari berbagai penyakit melalui rekomendasi pola makan dan pola tidur yang teratur.

Jadi, sudah jelas bahwa pada masa itu, rempah sudah dianggap sebagai sesuatu yang berharga. Mereka rela membayar lebih untuk rempah karena sadar dengan manfaat yang diperoleh, dari kuliner hingga kesehatan. Speciarius menjadi hal yang esensial serta merupakan pekerjaan yang amat diapresiasi.

Sumber: Johnson, Steven. (2016), Wonderland: How Play Made the Modern World. Riverhead Books: New York