Ketika batuk berdahak, kemungkinan besar terjadi infeksi di dalam saluran pernapasan. Untuk melawan infeksi ini, maka dibentuklah dahak sebagai bentuk perlindungan (antibodi) yang membantu melawan infeksi. Namun, ketika produksi dahak berlebih, maka saluran pernapasan menjadi terganggu. Di saat seperti inilah, Anda membutuhkan ekspektoran.

Dengan ekspektoran, pengeluaran dahak akan menjadi lebih mudah karena ia membantu menurunkan tingkat kekentalan dahak. Ekspektoran juga merangsang terjadinya batuk, sehingga dahak tidak terus menumpuk di saluran pernapasan.


Zat ekspektoran alami dapat ditemukan pada jehe, kunyit, adas, timi, lada, kapulaga, dan lainnya. Ada beberapa jenis zat pada rempah yang berfungsi sebagai ekspektoran. Yang paling umum kita kenal adalah gingerol, terdapat pada jahe, biasa dimanfaatkan untuk obat batuk. Ada juga sineol pada kapulaga yang dapat ditemukan dalam produk permen pedas.

Sumber:

de Guzman, C.C. dan Siemonsma, J.S. (ed). (1999). Plant Resources of South-East Asia No. 13. Spices. Leiden: Backhuys Publishers

Alamipedia. (2017). Ekspektoran dan Mukolitik (Obat Batuk)

Okezone. (2017). Ini Lho Bedanya Obat Batuk Berdahak dan Batuk Kering


#negerirempah #jalurrempah #rempahrempah #rempahnusantara #spicerouteid #spiceroute #ekspektoran #expectorant #obat #obatbatuk