Yusuf al-Makassari lahir pada era pemerintahan Gowa-Tallo. Pada masa ini, Gowa sudah menjadi kesultanan di bawah pemerintahan Sultan Alauddin. Yusuf berguru agama Islam ke syed Ba'alawi bin Abdullah (ulama Yaman) dan Syekh Jalaluddin Aidit (ulama Aceh). Untuk memperdalam keilmuan dalam beragama, ia memutuskan untuk berangkat ke Hijaz, Arab melalui jalur laut pada tahun 1644.

la sempat singgah di Banten dan Aceh terlebih dahulu sebelum tiba di Timur Tengah. Dari kedua wilayah ini, ia meneruskan perjalanannya ke Sri Lanka, Yaman, Mekkah, Madinah, dan Turki. Di sana, ia juga mengajat berbagai santri asal Nusantara yang selanjutnya menjadi para penerus agama Islam di Sulawesi selatan. Ia menghabiskan waktu hingga 20 tahun di Timur Tengah.

Dalam perjalanan pulang ke Nusantara (1790), Yusuf mendengar bahwa Kesultanan Gowa kalah melawan Belanda, sehingga Yusuf mengambil keputusan untuk menetap di Banten. Oleh Pangeran Surya (Sultan Ageng Tirtayasa), ia diangkat menjadi penasihat kerajaan. la membantu Kerajaan Banten berperang melawan VOC. Singkat cerita, Kerajaan Banten kalah dan karena ia dianggap memiliki pengaruh yang kuat, Belanda memutuskan untuk mengasingkannya ke Sri Lanka pada 1682.

Pengasingan yang harus ia jalani tidak menghambat semangatnya untuk menyebarkan agama Islam. Di sana, ia memiliki ratusan murid yang berguru padanya. la pun masih bisa berkomunikasi dengan para pengikutnya yang berasal dari Nusantara. Hal ini diketahui Belanda dan ia pun diasingkan ke tempat yang lebih jauh yaitu Capetown, Afrika Selatan. Hingga akhir hayatnya, ia tetap giat berdakwah. Tahun 1699, Ia meninggal dan jenazahnya dibawa pulang atas permintaan Sultan Gowa pada tahun 1705. Berkatnya, agama Islam dapat menyebar dari wilayah Asia hingga Afrika. Ia pun diangkat menjadi pahlawan nasional di Indonesia dan Afrika Selatan.

Foto: GNFI

Sumber:

Hamid, Abu. (1994). Syekh Yusuf Makassar: Seorang Ulama, Sufi, dan Pejuang. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Lontar. (2019). Mengapa Mitos Soal Syekh Yusuf Terus Mengalun di Makassar

NuOnline. (2016). Sufisme Syekh Yusuf al-Makassari

#negerirempah #jalurrempah #rempahrempah #rempahnusantara #spicerouteid #spiceroute #almakasarri