Kemenyan menjadi salah satu jenis rempah tertua yang telah diperdagangkan sejak era Romawi, Mesir Kuno, dan Babilonia. Dalam ritual agama Abrahamik, wewangian ini juga sering digunakan sebagai alat ritus keagamaan. Di Indonesia, penggunaan kemenyan juga berkaitan dengan spiritualisme dan kepercayaan lokal.

Umumnya, rempah ini dinyalakan terlebih dahulu sebelum tarian dimulai. Selain berfungsi sebagai pendukung suasana agar lebih khidmat, prosesi pembakaran kemenyan juga berkaitan dengan pemanggilan roh-roh leluhur agar merasuk raga para penari, sehingga mereka akan memiliki gerakan-gerakan yang memukau penonton, bahkan terkadang melakukan hal-hal yang di luar nalar manusia, seperti memakan bunga mawar, kantil, pecahan kaca, atau kebal terhadap luka dan rasa sakit.

Simak selengkapnya dalam infografik berikut mengenai kemenyan dan tarian!

Data: (berbagai sumber)

#negerirempah #jalurrempah #rempahrempah #rempahnusantara #spicerouteid #spiceroute #kemenyan #tarian