Kamis, 24 September 2020
10.30 – 12.05 am
Pembicara:
1. Andreas Ardian Pramaditya (Blibli.com)
2. Peter Wijayanto (Palem Mustika)
3. Dra. Effiati Aryoko, Apt. (Yayasan Budi Andhika Selaras)
Moderator: Chaedar Saleh (Yayasan Negeri Rempah)
Untuk menjaga mutu produk rempah, perlu adanya standar dan pemberlakuan izin yang memastikan mutu suatu produk untuk bisa dipasarkan. Effiati Aryoko mencontohkan standar dari The American Spice Trade Association (ASTA). Di Indonesia ada Standar Nasional Indonesia (SNI). Hanya saja, SNI masih belum banyak dikenal UMKM. Berbagai sertifikasi atau izin dapat diberikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten dengan mengikuti penyuluhan, selain melalui BPOM. Keuntungan yang dapat diperoleh adalah meningkatkan kepercayaan atas mutu produk, jaminan keamanan, memperluas pemasaran, meningkatkan daya saing, dan nilai tambah produk. Salah satu kendala dalam menjaga kualitas produk adalah rantai pasokan berupa proses distribusi. Kendala tersebut, seperti dijelaskan Peter Wijayanto, di antaranya biaya mahal, produksi rendah dan musiman, sarana penyimpanan tidak memadai, dan kesulitan mencari rekan untuk menyalurkan atau mendapatkan stok. Andreas Ardian Pramaditya menceritakan pengalaman Galeri Indonesia Blibli dalam mendorong pemasaran, terutama melalui online untuk UMKM.